Wagub Optimis AEGIS Mampu Tingkatkan Peluang Ekspor Jatim


Surabaya – Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak merasa optimis bahwa pelaksanaan forum Annual Economic Gathering of Indonesia (AEGIS) 2019 yang diselenggarakan di Jatim mampu meningkatkan peluang ekspor dan investasi.

Hal ini cukup beralasan, karena forum tersebut mampu menghadirkan dan mempertemukan para pelaku usaha di lingkup nasional termasuk Jatim dan internasional.

“Forum ini mendatangkan perusahaan-perusahaan dari mancanegara untuk melihat langsung dan mengambil potensi ekonomi yang ada di Indonesia termasuk Jatim. Karenanya peluang-peluang ini mesti kita tangkap,” ujar Emil sapaan lekat Wagub Jatim pada acara Pembukaan AEGIS 2019 di Grand Ballrom, Hotel JW Marriot, Surabaya, Minggu (13/10).

Baca Juga : Pemprov Jatim Koordinasi Dengan BNPB Lakukan Water Bombing Atasi Karhutla Gunung Arjuno

Emil menjelaskan, pertumbuhan sektor industri pengolahan Jatim pada semester 1 tahun 2019 tercatat diatas 7%, dan di atas rata-rata nasional. Menurutnya, ini merupakan modal untuk menjadikan peluang ekspor Jatim bisa lebih meningkat lagi.

Dicontohkan, Syiria sebagai salah satu peserta dari AEGIS memiliki ketertarikan di sektor industri kimia dan farmasi yang ada di Jatim. Selain itu, dari Dubai juga melirik industri komponen otomotif yang dimiliki Jatim.

“Yang terpenting peluang-peluang ekspor ini harus dimanfaatkan dengan baik. Karenanya dukungan dari mitra lokal yang kompeten juga sangat dibutuhkan,” tegas Emil.

Pada kesempatan itu, pihaknya juga mengajak kepada seluruh pelaku dunia usaha dan dunia industri untuk hadir pada business matching yang juga digelar pada AEGIS 2019. Hal ini penting dilakukan untuk memberikan pendekatan bahwa terdapat alternatif market, baik di Asia, Afrika, dan Timur Tengah.

Menurut Emil, penyelenggaraan business matching dimana jenis industrinya sudah dikelompokkan. Hal itu untuk mempermudah investor asing bertemu dengan pelaku bisnis lokal. Dengan demikian, para calon investor akan mendapat alternatif ataupun pembanding dari setiap sektor industri yang diminati.

“Dengan semakin banyak pelaku usaha yang berkompeten khususnya di industri medium, maka akan memperbesar peluang investasi di Jatim. Kita ingin mendekatkan ekspor dan investasi, maka semua kesempatan harus ditangkap dengan baik,” pungkas mantan Bupati Trenggalek ini.

Forum AEGIS 2019 sendiri juga dihadiri Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kementrian Luar Negeri RI, Duta Besar Indonesia untuk Yaman, Duta Besar Indonesia untuk Oman, Duta Besar Indonesia untuk Jordan, Duta Besar Indonesia untuk Kuwait, Konjen RI di Dubai, serta Sesditjen Asia Pasifik dan Afrika Kemenlu RI. (Hms)