Universitas PGRI Ronggolawe Gelar Baksos Pembagian Kaki Palsu


Tuban – Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban menjadi tempat Bakti Sosial Pengadaan Kaki Palsu yang bekerjasama dengam Tuban Humanity, Ruang Pasien Surabaya, dan Yayasan Rengganis Jember.

Kegiatan yang bertemakan “Kaki Palsuku Penyemangat Hidupku” akan memberikan kaki palsu kepada 25 orang penyandang disabilitas Fisik yang tidak memiliki kaki.

Kegiatan ini diawali dengan penjemputan para pasien dari rumah yang kemudian diberangkatkan secara bersama dari Unirow Tuban menuju Rumah Sakit Sumber Glagah Mojokerto untuk melakukan pengukuran kaki palsu.

Hadi Purwanto selaku ketua Panitia yang sekaligus Ketua Tuban Humanity menjelaskan bahwa dalam bakti sosial ini akan dilaksanakan menjadi dua tahap, tahap yang pertama berjumlah 13 orang yang hari ini akan kami antarkan ke RS RS Glagah Mojokerto untuk melakukan pengukuran kaki palsu.

Baca Juga :   Gubernur Berpesan Siswa- Siswi Jatim Makin Semangat Belajar Setelah Terima Kartu Internet Merdeka Belajar

Kemudian tahap kedua akan kami laksanakan pada Bulan Maret dan rencananya pasien akan mendapatkan Kaki Palsu di RS Nahdlatul Ulama’ Tuban.

“Hari ini kami akan memberangkatkan 13 Pasien ke RS Sumber Glagah Mojokerto dan gelombang kedua rencan dilaksanakan di RS NU Tuban,” Ungkap Hadi.

Lebih lanjut hadi juga menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini untuk memberikan semangat kepada para penyandang disabilitas fisik yang tidak memiliki kaki supaya lebih semangat dalam menjalankan hidup dan lebih memepermudah dalam melaksanakan aktifitas kehidupannya sehari-hari.

Baca Juga :   Tangis Haru Suwarno Mendapatkan Bantuan Rutilahu

Dia juga mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang telah membantu dalam mempersiappkan kegiatan ini.

“Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu, kepada Unirow Tuban yang telah support tenaga dan fasilitasnya untuk kegiatan ini,” ucap Hadi dalam sambutannya.

Selain itu, Prof. Dr. Supiana Dian Nurtjahyani,M.Kes selaku Rektor Unirow Tuban dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak khususnya para penyelenggara kegiatan.

Baca Juga :   DPC PDI Perjuangan Trenggalek Kecam Insiden Pembakaran Bendera Partai

Beliau juga menjelaskan bahwa adanya kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap sesama.

Selain itu, Rektor juga berharap semoga proses pengabdian ini bisa dilaksanakan dengan lancar.

“Semoga semuanya bisa berjalan lancar dan bisa menyelesaikan proses pengabdian ini” Harap Prof. Dian sapaan akrabnya.

Disisi lain, Tuntiah yang merupakan salah satu pasien disabilitas fisik mengungkapkan kegembiraannya terhadap kegiatan ini.

Perempuan asal Desa Montong Kecamatan Montong berharap bisa berjalan kembali setelah mengikuti kegiatan ini dan akan membuatnya semakin bersemangat dalam menjalani kehidupannya.

“Bisa jalan kembali,” harap perempuan 40 Tahun tersebut. (Afi)