Tutup Jatim Fair 2019, Wagub Harap Ke depan Tonjolkan Konsep Digital


Surabaya – Pameran Jatim Fair X Tahun 2019 yang digelar sejak 8 Oktober 2019 di Grand City, Jl. Walikota Mustajab, Surabaya secara resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, Minggu (13/10).

Pameran terbesar di Indonesia Timur yang mengangkat tagline “Semarak Belanja Hiburan dan Rekreasi Keluarga” itu merupakan salah satu rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-74 Provinsi Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jatim yang akrab disapa Emil itu berharap, pelaksanaan pameran Jatim Fair ke depan lebih menonjolkan konsep digital teknologi. Menurutnya, hal ini sangat relevan karena pertumbuhan industri Information and Communication Technology (ICT) sangat baik di Jatim.

“Saya ingin tahun depan teknologi digital seperti augmented reality dan virtual reality bisa lebih banyak dimanfaatkan di tiap stand pameran yang ada,” tukas Emil.

Baca Juga : Prihatin Peristiwa Penusukan Menkopolhukam, La Nyalla Imbau Masyarakat dan Pejabat Tidak Takut

Emil optimis, dengan kerja keras seluruh lapisan masyarakat Jatim bisa diwujudkan. Apalagi, pelaksanaan gelaran Jatim Fair sudah memasuki satu dekade. Oleh sebab itu, memasuki awal dekade selanjutnya konsep digital harus diusung sehingga bisa selaras dengan adanya revolusi industri 4.0.

Ditambahkan, dengan mengusung konsep pameran yang lebih inovatif maka akan bisa menarik lebih banyak pengunjung khususnya dari luar Jatim. Disamping itu, kegiatan ini juga bisa dimasukkan dalam kalender event yang konsisten.

Ia mencontohkan, tahun 2020, Dubai terpilih sebagai penyelenggara World Expo mengalahkan negara-negara lainnya. Bahkan, Presiden Rusia pernah membuat video khusus dalam Bahasa Inggris agar penyelenggaraan World Expo bisa diagendakan di Rusia.

“Inilah hebatnya sebuah event sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah. Demikian halnya dengan Jatim Fair, kita harus membuat orang khusus datang ke Jatim untuk melihat event akbar bagi masyarakat Jatim ini,” ungkap Mantan Bupati Trenggalek ini.

Pada hari terakhir, Minggu (13/10/2019), sampai dengan pukul 16.00 WIB tercatat sebanyak 106 ribu pengunjung memadati Jatim Fair 2019. Sedangkan untuk transaksi terjadi peningkatan lebih dari 10 persen dari tahun sebelumnya yaitu mencapai Rp. 70,5 miliar dengan rincian transaksi tunai sebesar Rp. 59 miliar dan transaksi on going sebesar Rp. 11,5 miliar.

Berdasarkan data tersebut, Emil menilai bahwa Jatim Fair ini media pengungkit ekonomi yang sangat bagus. Karenanya, dirinya menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah menyukseskan pameran terbesar di Indonesia Timur ini.

“Meski kegiatan ini diadakan di tempat yang megah, tapi bukan eksklusifitas yang kita kedepankan. Tapi hal ini menunjukkan bahwa Jatim Fair memang sudah bertaraf internasional. Sekali lagi saya sampaikan terima kasih pada semua pihak yang telah menyukseskan Jatim Fair X tahun 2019,” pungkas Emil.

Dalam penyelenggaraannya, selain semarak wisata belanja, Jatim Fair juga menyuguhkan Talkshow, Demo Produk, Pesta Mainan Anak Indoor dan Outdoor, Launching Product, Display Sampling, Aneka Lomba & Doorprize, Bazar dan Gebyar Diskon.

Berbagai produk kerajinan daerah dan pertunjukan kesenian juga turut digelar untuk semakin memeriahkan suasana. Sejumlah artis dan band nasional juga tampil diantaranya Tulus, Padi, Tipe-X, Naif dan Sheila On 7.  (Hms)