Terjaring Ops Yustisi, Pelanggar Prokes di Tuban Jalani Sidang di Tempat


Tuban – Kepolisian Resor Tuban bersama instansi terkait gelar operasi yustisi penegakan hukum protokol kesehatan (Prokes).

Kegiatan dengan agenda sidang ditempat dilaksanakan di depan kantor kelurahan Karang Kecamatan Semanding dengan melibatkan TNI-Polri, serta Satpol-PP kabupaten Tuban, Jumat (23/7).

Dalam kegiatan yang dipimpin oleh Kabagops Polres Tuban Kompol Budi Santoso, S.H., M.H., tersebut sebanyak 30 orang yang kedapatan melanggar protokol kesehatan tidak memakai masker ditempat umum harus mengikuti sidang ditempat dan membayar denda masing-masing sejumlah 50 ribu rupiah.

Baca Juga :   Tipu Warga Sidoarjo, Makelar Tanah Diringkus Ditreskrimum Polda Jatim

Kegiatan tersebut sebagai upaya menekan penyebaran Covid 19 di Kabupaten Tuban bersama instansi terkait di massa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di wilayah Jawa dan Bali.

Penegakan hukum bagi pelanggar yang tidak menggunakan masker yang mengikuti sidang di tempat oleh penyidik Polres Tuban dan JPU Kejari Tuban serta Hakim Pengadilan Negeri Tuban sesuai Peraturan Daerah Provinsi Jatim No 2 tahun 2020 , Pasal 27 c huruf b juncto Pasal 49 ayat 1 dan 4

Baca Juga :   Jalin Silaturahmi dan Sinergitas, Kapolda Jatim Kunjungi Mako AAL

Kepala Kepolisian Resor Tuban AKBP Darman, S.I.K., saat dikonfirmasi ditempat terpisah mengatakan bahwa masih banyaknya masyarakat yang kurang sadar akan pentingnya penerapan protokol kesehatan.

Terbukti masih ada puluhan pelanggar protokol kesehatan yang terjaring saat pelaksanaan operasi yustisi sidang ditempat.

“Tadi ada 30 pelanggar protokol kesehatan, kita lihat masih banyak masyarakat yang abai protokol kesehatan, mungkin karena faktor kejenuhan dari masyarakat tapi semua demi menjaga agar terhindar dari virus ini, tidak tertular dan juga tidak menularkan,” ucap AKBP Darman

Baca Juga :   Kapolres Gresik Raih Penghargaan Polisi Teladan Golongan Pamen Polda Jatim

Lebih lanjut orang nomor satu di polres Tuban itu menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat selama pelaksanaan PPKM level 4, ia juga berharap kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama Pandemi belum berakhir.

“Tujuan utama kita bukan denda, tapi lebih dari memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan, saya berharap masyarakat bisa mematuhi aturan dan tetap terapkan protokol kesehatan,” tandasnya.