Polisi Ringkus Pelaku Perampasan HP di Pantai Blado


Trenggalek – Jajaran Polres Trenggalek menangkap seorang pria berisial M asal Desa Masaran Kecamatan Munjungan. Pria paruh baya yang diketahui berprofesi sebagai nelayan ini ditangkap lantaran diduga kuat melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan di jalan umum tepi Pantai Blado Desa Masaran, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek.

Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. dalam konferensi pers yang digelar di halaman Mapolres siang ini membenarkan hal tersebut. Selasa (8/10).

“Iya benar, Unit Reskrim Polsek Munjungan menangkap M yang diduga sebagai pelaku Curas handphone,” Ungkap AKBP Jean Calvijn.

BACA JUGA : Wagub Jatim Tanam Mangrove Dalam Rangka Peringatan HUT TNI ke 74

AKBP Jean Calvijn mengatakan, kejadian berawal pada Hari Senin tanggal 11 Februari 2019 sekira pukul 21.45 WIB, ketika korban pulang dari les di salah satu lembaga bimbingan belajar di Desa Munjungan bermain dipesisir pantai Blado Desa Masaran bersama salah seorang temannya.

“Kedua korban berjalan-jalan disekitar pantai Blado berboncengan sepeda motor. Tidak lama kemudian kedua korban didatangi oleh orang tidak dikenal” Jelas AKBP Jean Calvijn

Pelaku yang belakangan diketahui adalah tersangka M tersebut tiba-tiba menarik kerudung korban dan mendorong sepeda motor yang dikendarai hingga jatuh tersungkur dan mengakibatkan luka lecet dibagian kaki DNF.

Tidak hanya itu, M juga sempat memukul pelipis korban dan merebut paksa Handphone korban. Usai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri.

Atas kejadian tersebut, ayah salah satu korban kemudian melapor ke Polsek Munjungan.

“Setelah melalui serangkaian penyelidikan, pada hari jumat tanggal 27 September 2019 sekira pukul 06.00 WIB tim gabungan Unit Reskrim Polsek Watulimo dan Polsek Munjungan berhasil menangkap tersangka M di TPI Pantai Prigi Watulimo, untuk selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Munjungan untuk proses Penyidikan lebih lanjut” Kata AKBP Jean Calvijn.

Dari hasil penangkapan, pertugas berhasil mengamankan barang bukti diantaranya sebuah handphone, dosbook dan satu nota pembelian.

Saat ini pelaku beserta barang bukti masih diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut, dan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka M dijerat dengan pasal 365 Ayat (1) KUHPidana tentang Pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman pidana maksimal 9 (sembilan) tahun penjara. (Tata)