Petugas Gabungan Satgas Covid-19 Tindak Pelanggar Prokes Dengan Push Up


Tuban – Dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tuban pada akhir bulan Desember 2020, yang mana kasus terkonfirmasi baru kian melonjak drastis.

Hal ini membuat Satgas Covid-19 kecamatan Grabagan menggalakkan operasi rutin serta menindak pelanggar protokol kesehatan dengan hukuman push up.

Baca Juga : Kapolda Jatim Dampingi Kabaharkam Polri Rilis Pengungkapan Pelaku Perakit Bom Ikan

Seperti operasi yang dilaksanakan oleh para petugas dari Koramil 0811/20, Polsek Grabagan, Satpol PP dan Dinkes Kecamatan ini, dengan menyasar tempat kerumunan dan lokasi pertemuan penjual dan pembeli di Pasar Tradisional Grabagan, Senin (28/12)

Baca Juga :   Pemuda Pancasila Kota Surabaya Bentuk Tim Relawan Task Force Kemanusiaan Covid-19

Operasi penegakan pendisiplinan warga dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kecamatan ini, menindak lanjuti Inpres No. 6 Tahun 2020, Perbup Tuban No. 65 Tahun 2020 dan Surat Edaran atau SE Bupati Tuban Fathul Huda terbitan baru nomor 367/6776/414.012/2020 tentang antisipasi penyebaran Covid-19 pada Bulan Desember 2020 dan Tahun Baru 2021.

“Rendahnya kesadaran warga masyarakat akan bahaya penyebaran Covid-19, serta banyak yang mengabaikan protokol kesehatan. Kami harus terapkan penindakan terhadap pelanggar dengan hukuman push up bagi pelanggar,” kata Pelda Moh. Asykur Bati Tuud Koramil 0811/20 yang turut serta dalam Operasi Penertiban kepada awak media.

Baca Juga : Ketua DPD RI Minta Pemerintah Perhatikan 8 Hal Penting Ini di Sektor Properti

Selain menindak pelanggar dengan hukuman push up, ia pun menuturkan bahwa kegiatan ini juga memberikan edukasi dan membagikan masker kepada para warga masyarakat yang kedapatan tidak menggunakan masker.

Baca Juga :   Dirjen Kekayaan Intelektual Apresiasi Capaian Kemenkumham Jatim

“Kami akan tetap mengimbau warga agar mematuhi anjuran pemerintah, yaitu selalu menjaga kebersihan serta kesehatan dengan 3M yakni Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak guna mencegah peredaran penyebaran Virus Corona (Covid-19).” tutupnya. (afi)