Pengembangan Kasus Pembobolan Kartu Kredit, Polisi Temukan Aliran Dana Rp2,6 Miliar


Surabaya – Polda Jawa Timur terus melakukan pengembangan dan digital forensik dalam kasus komplotan pembobolan kartu kredit yang berhasil diungkap jajaran Ditreskrimsus beberapa hari yang lalu.

Dari hasil pengembangan dan digital forensik maupun hasil penelusuran- penelusuran uang serta beberapa saksi yang sudah diperiksa, Polisi akhirnya menemukan aliran dana sebesar Rp2,6 miliar.

Dalam keterangan rilisnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan bahwa uang sebesar Rp2,6 miliar tersebut didapatkan dari seorang bernama Novi Rosalina (NR) yang merupakan kekasih dari Hendra Kurniawan (H), otak dari sindikat pembobol kartu kredit.

“Jadi, ada transaksi aliran dana uang sebesar Rp2,6 miliar yang kami sita, selain itu kami juga menyita dua mobil dari hasil kejahatan ini. Kami akan terus mendalami karena diduga masih banyak pelaku yang belum terungkap,” ujar Kapolda saat menggelar press rilis di lantai 2 Gedung Patuh Mapolda Jawa Timur, Jumat (6/12).

Baca Juga : Ditreskrimsus Polda Jatim Ringkus Sindikat Pembobol Kartu Kredit

Kapolda juga menduga bahwa pada kasus pembobolan kartu kredit ini ada banyak komunikasi maupun transaksi dengan pihak dari luar negeri, seperti dari Amerika Serikat maupun dari Eropa.

Oleh karena itu, polisi akan segera berkoordinasi dengan pihak kedutaan besar masing-masing negara.

“Kasus ini nantinya akan menarik, TPPU-nya kami akan kembangkan juga nanti dari saudari Novi Rosalina, di mana kejahatan ini ditampung dalam satu rekening, yang kemudian dari situ baru dialirkan kepada rekening-rekening tertentu,” tambah Kapolda.

Ditemui terpisah, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan menjelaskan bahwa saat dilakukan penindakan, Novi Rosalina berusaha untuk menyembunyikan uang tersebut dengan cara menarik sejumlah dana dari rekeningnya maupun dari rekening Hendra.

“Yang bersangkutan Novi Rosalina, berusaha untuk menyembunyikan uang yang ada di rekeningnya, maka ada yang ditarik sejumlah kurang lebih Rp700 juta dari rekening Novi Rosalina sendiri maupun dari rekening milik Hendra Kurniawan, jadi itu yang kita amankan,” pungkas Gidion. (son)