Pemkab Trenggalek Umumkan 1 Pasien Sembuh dan 4 Tambahan Pasien Positif


Trenggalek – Perkembangan kasus Covid 19 ini disampaikan oleh juru bicara percepatan penanganan Covid 19 Kabupaten Trenggalek, dr. Murti Rukiyandari dalam dalam siaran pers di Gedung Smart Center Trenggalek, Selasa (30/6).

Pasien yang dinyatakan sembuh ini adalah Pasien 16, laki-laki, 80 tahun asal Desa Ngrencak, Kecamatan Panggul. Berdasarkan hasil Swab Test dua kali berturut-turut hasilnya negatif.

Dr. Murti Rukiyandari mengatakan, “karena sudah sembuh maka Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk, KB) Kabupaten Trenggalek segera mengeluarkan surat keterangan sehat untuk Pasien 16”.

Baca Juga : Gubernur Khofifah Apresiasi Inovasi Aplikasi TACS Besutan Polda Jatim

Lebih lanjut, tambahan 4 kasus baru terkonfirmasi positif, yang pertama perempuan berusia 25 tahun dari Desa Terbis Kecamatan Panggul yang selanjutnya disebut sebagai Pasien 24 dan pasien baru kedua adalah perempuan, 56 tahun, dari Desa Terbis Kecamatan Panggul yang selanjutnya disebut sebagai Pasien 25, keduanya punya keterkaitan karena satu pekerjaan

Tanggal 25 Juni Pasien 24 dan 25 pergi ke Surabaya untuk bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga, yang bersangkutan menggunakan travel bersama 3 orang dari Bandung.

Sampai di rumah majikan, Pasien 24 tinggal satu kamar dengan Pasien 25 dan juga ada 3 Asisten Rumah Tangga baru lainnya dari Malang.

Tanggal 26 Juni Pasien 24 dan 25 beserta 3 Asisten Rumah Tangga lainnya dianjurkan oleh majikannya untuk melakukan PCR test namun tidak Rapid Test. Dari hasil PCR tersebut diperoleh Pasien 24, pasien 25 dan 1 orang ART dari malang positif.

Baca juga : Pendatang di Trenggalek Bakal Diwajibkan Bawa Surat Sehat

Karena Positif Covid 19, ketiganya dianjurkan untuk pulang dan disuruh melapor ke Fasilitas Kesehatan setempat. Tanggal 28 Juni, Puskesmas Panggul mendapatkan informasi dari klinik swasta di Panggul bahwa ada pasien positif covid 19 berada di pertigaan Loji Desa Wonocoyo Kec. Panggul yang baru saja pulang dari Surabaya dengan membawa hasil Swab positif.

Diindikasi, dua pasien ini terpapar Covid 19 dari Surabaya. Kemudian Puskesmas melakukan penjemputan kedua pasien ini dan melakukan isolasi di Asrama Covid 1 BKD.

Tracing dari pasien ini, majikan dan rekan ART lainnya juga terpapar Vovid 19. Sedangkan kasus ke-3 baru atau Pasien 26 yaitu seorang perempuan, berusia 32 tahun, dari Desa Panggul Kecamatan Panggul.

Pasien ini bekerja sebagai karyawan PLTU Di Bagian Logistik (Pengadaan Barang), yang bersangkutan bekerja mengendarai sepeda motor pulang pergi.

Baca Juga : Permudah Klaim Asuransi Kecelakaan, Ditlantas Polda Jatim Launching TACS

Satu minggu yang lalu pasien 26 mengeluh sakit gigi, namun tidak berobat ke fasilitas kesehatan. Tidak ada keluhan baik panas, batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak nafas dan gejala Covid lainnya.

Tanggal 25 Juni kemarin Puskesmas Panggul mendapatkan Informasi yang bersangkutan termasuk salah satu dari daftar yang berkontak erat dengan pasien Confim PLTU di Pacitan. Tanggal 26 Juni dilakukan tracing Rapid Test dengan hasil Reaktif.

Tanggal 27 Juni dilakukan pengambilan specimen Swab Test di RSUD Dr. Soedomo Trenggalek, selanjutnya Pasien diantar kerumah untuk melakukan isolasi madiri dengan pengawasan ketat Satgas Desa sampai hasil Swab Test keluar.

Hasil Swab Test keluar dan dinyatakan Positif Covid 19 dan terindikasi tertular dari Pacitan.

Baca Juga : Gubernur Jatim Bersama Jajaran Forkopimda Sidak Pasar Kapasan dan Mall Kaza Dalam Pembagian Masker

Kasus baru ke-4 atau Pasien 27 adalah perempuan berusia 43 tahun, dari Desa Mlinjon Kecamatan Suruh. Pasien 27 dan suami serta kedua anaknya berdomisili dan bekerja di Surabaya.

Tanggal 19 Juni, Pasien 27 dan keluarga (suami dan anak kedua) mudik ke Trenggalek. Setelah pulang dari Surabaya, yang bersangkutan menghubungi satgas desa, kemudian didata dan dilaporkan kepada Tim Kesehatan Puskesmas Suruh.

Dengan tambahan 4 kasus positif dan 1 kasus sembuh pada hari ini, maka total pasien positif Covid-19 Kabupaten Trenggalek sampai saat ini adalah 27 orang dimana 19 orang telah dinyatakan sembuh dan tersisa 8 orang yang belum sembuh yaitu pasien 20, 21, 22, 23, 24, 25, 26 dan 27 saat ini dalam kondisi baik menjalani isolasi di ASCOV 1 BKD Trenggalek.