Oknum Jaksa Diduga Mainkan Perkara P21 menjadi P19


Surabaya – Kepastian hukum dan Keadilan Mulyanto sampai saat ini di ombang ambingkan oleh aparat penegak  Hukum yang Tak pasti terkait perkara  pasal 263 jo pasal 55 KUHP dengan tersangka Mardianto Nusatio

Hal ini  diungkapkan oleh Mulyanto Wijaya sebagai pelapor atau korban kepada awak media, bahwa perlindungan hukum sebagai perlindungan hukum atas Proses  hukum pidana sehubungan berkas perkara dinyatakan lengkap (P 21) No B – 160/M.5.10 /E KU.1/06/2020 tertanggal 16 Juni 2020 lalu tidak berlaku lagi diganti P19, No : B- 84/ M .10.3/EOH.1/10/2020 tanggal 22 Oktober 2020 perihal Perkara pidana pasal 263 J.O pasal 55 Kuhp atas nama Mardian Nusatio dimana P19 memberikan petunjuk Kejaksaan Negeri Surabaya kepada polrestabes Surabaya untuk segera dilengkapi perlu tambahan pemeriksa lagi.

Baca Juga :   Aniaya Anak Tiri Hingga Tewas, Wisnu Dihukum 10 Tahun Penjara

Diperkara ini Oknum Jaksa Samsu  patut diduga mempermainkan hukum.

Dimana proses hukum sampai terjadinya pengembalian berkas ke Polrestabes Surabaya Sebenarnya adalah Administrasi Proses hukum Kejaksaan Negeri Surabaya mengulur waktu terkesan penanganannya tidak profesional .

Harapan saya dalam perkara ini harus ada kepastian dan keadilan  bagi saya yang artinya tidak terombang ambing perkaranya dalam proses hukum,” ujar Mulyanto pada wartawan, Jumat (27/11/2020 )

Baca Juga :   Dijerat UU ITE, Keterangan Saksi Sudutkan Terdakwa Marita Sani

Sementara menurut salah satu Jaksa yang tidak mau disebut namanya mengatakan bahwa P21 tidak bisa dibatalkan menjadi P19, jika dibatalkan maka melanggar ketentuan KUHP.

Sedangkan Jaksa Samsu melalui Wa nya dengan Nomer 08125950 XXXX mengatakan memang berkas Perkara Sudah P 21 tapi tidak ada penyerahan tersangka dari Penyidik maka berkas dikembalikan.

Kemudian penyidik mengirim kembali lagi dianggap pengiriman baru jadi P 21 yang kemaren sudah tidak berlaku lagi, maka kita teliti kembali dan ada pentunjuk 19 yang 3 tahun itu kan sudah di P21, tapi kan penyidik gak.ada penyerahan tahap 2 maka kita kembalikan, sekarang dikirim kembali, berarti dihitung berkas baru, begitu,” ujar samsu .

Baca Juga :   Kedapatan Pakai Sabu-Sabu, Siti Dihukum 2 tahun Penjara

Perkara ini berawal dari putusan Praperadilan Pengadilan Negeri Surabaya yang diputus tanggal 6 Febuari 2017 sehingga berkas 3 tahun mangkrak.*