Kurir Narkoba Kupang Krajan Jalani Sidang Perdana


Surabaya – Sidang perdana perkara narkoba dengan dengan agenda pembacaan dakwaan yang menjerat Satria Ramadhani Agustyandi (18) sebagai terdakwa digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (29/01).

Dalam persidangan, Pria warga jalan Kedondong Kidul.1 Surabaya ini di dakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Samsu J Efendi Banu dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penyalagunaan Narkotika jenis sabu sabu dan Extacy.

Dalam surat dakwaan yang di bacakan oleh JPU menyatakan jika terdakwa Satria Ramadhani dengan sengaja menyimpan, memiliki, menjual atau menjadi perantara dalam jual beli Narkotika jenis sabu sabu dan Extacy yang dianggap meresahkan masyarakat.

Di jelaskan dalam surat dakwaan Jaksa, bahwa bermula pada Jum’at 08 Nopember 2019 yang lalu, terdakwa menghubungi Hanafi (DPO) bermaksud membeli barang (narkoba) sebanyak dua puluh (20) gram, seharga Rp 21 juta, dan Pil Extacy sebanyak tiga puluh (30) butir seharga Rp 9 juta.

Setelah di sepakati pesanan terdakwa tersebut, kemudian Hanafi (DPO) meminta terdakwa untuk datang ke jalan Diponegoro Surabaya pada pukul 09,00 wib, yang nantinya akan di temui oleh Gowok (DPO) sang kurir suruhan Hanafi untuk menyerahkan barang pesanannya.

Baca Juga : Kakanwil Lantik Pejabat Pemasyarakatan dan Administrasi Kemenkumham Jatim

Setelah mendapatkan barang (narkoba) dari Gowok (DPO) terdakwa segera pulang menuju rumah kostnya di jalan Kupang Krajan.IV Surabaya untuk membagi bagi sabu tersebut menjadi poket kecil yang siap untuk di jual kepada para pelanggannya.

Namun naas, perbuatan terdakwa rupanya telah tercium oleh petugas Satresnarkoba Polrestabes Surabaya berkat laporan dari masyarakat.

Yang selanjutnya petugas segera melakukan penangkapan terhadap diri terdakwa di jalan Kupang Krajan Surabaya.

Dari hasil penangkapan tersebut, petugas mendapatkan barang bukti berupa (7) tujuh kantong plastik klip berisi sabu dengan berat masing masing 9,669 gram, 0,024 gram, 0,061 gram, 0,073 gram, 0,061 gram, 0,067 gram, 0,064 gram, dengan total keseluruhan 10,019 gram.

Selain itu petugas juga berhasil mengamankan (19) sembilan belas butir Pil Extacy warna abu-abu dengan logo panda seberat 7,507 gram.

Atas perbuatan terdakwa ini, membuat terdakwa Satria Ramadhani terancam pidana dalam pasal 114 ayat (2) atau kedua pasal 112 ayat (2) Undang Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dalam persidangan ini, terdakwa didampingi kuasa hukumnya Fariji.SH, dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) LACAK Surabaya. (son)