Kejari Tanjung Perak Terima Pelimpahan Tahap II Tersangka Penipuan Perumahan Syari’ah Multazam Islamic


Surabaya – Kasus penipuan Perumahan Syari’ah Multazam Islamic Residence dengan tersangka Sidik Sarjono, Dirut PT Cahaya Mentari Pratama (CMP) akhirnya bergulir ke Kejaksaan, setelah berkasnya dinyatakan sempurna atau P21.

Tersangka yang diketahui mencatut nama Ustad Yusuf Mansyur dalam brosur Perumahan Syari’ah Multazam Islamic Residence ini, menjalani tahap II di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak setelah dilimpahkan dari penyidik Polrestabes Surabaya.

Kepada awak media, Kasi Intelijen Kejati Tanjung Perak, Erick Ludfyansyah membenarkan terkait adanya pelimpahan berkas dan tersangka Kasus penipuan Perumahan Syari’ah Multazam Islamic Residence.

“Iya benar, hari ini kami menerima pelimpahan berkas dan tersangka atas nama Sidik Sarjono dan yang bersangkutan disangkakan dengan Pasal 378 KUHPidana serta Pasal 372 KUHPidana,” kata Erick, Senin (2/3).

Dengan mengenakan rompi tahanan Kejari Tanjung Perak, tersangka Sidik Sarjono digiring keluar dari ruang penyidik menuju mobil tahanan untuk selanjutnya dibawa ke Rutan Klas I Medaeng Surabaya.

Baca Juga : Kapolda Jatim Lantik 685 Bintara Remaja Polri

“Yang bersangkutan akan ditahan selama dua puluh hari kedepan di Rutan Medaeng dan berkas perkaranya akan segera kami limpahkan ke Pengadilan Negeri Surabaya untuk disidangkan,” tandasnya.

Pada kasus ini, masih kata Erick, tersangka Sidik Sarjono dilaporkan oleh Judi Saherul Alim yang mengalami kerugian sebesar ratusan juta rupiah.

“Kerugian yang dialami korban sebesar Rp 354 juta,” imbuh Erick.

Sebelumnya dalam jumpa pers di Mapolrestabes Surabaya, Polisi menyebut ada 32 orang pembeli perumahan syariah yang ditipu oleh tersangka Sidik.

Belum lagi yang melaporkan ke Polda Jatim dan Polres Sidoarjo, namun faktanya kasus ini baru satu laporan yang berjalan ke tahap penuntutan.

Baca Juga : Kapolda Jatim Pimpin Upacara Pemakaman Bharatu Doni Priyanto

Polisi juga menyebutkan bahwa modus tersangka Sidik dalam mempromosikan perumahan syariah tersebut dengan mencatut nama Ustad Yusuf Mansyur yang pernah diundang sebagai motivator.

Foto-foto Ustad Yusuf Mansur sendiri tampil menghiasai brosur-brosur pemasaran perumahan Syari’ah Multazam Islamic Residence

Brosur tersebut ditampilkan saat rilis bersama dengan sejumlah barang bukti dan tersangka.

Dari hasil penyidikan, ternyata lahan perumahan syariah yang dijual ke para konsumennya tersebut bukan milik PT Cahaya Mentari Pratama (CMP) melainkan milik orang lain. (son)