Kapolda Jatim Meninjau Posko PPKM Desa Sumberharjo Pacitan


Pacitan – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim melakukan pengecekan Posko PPKM Mikro di Kampung Tangguh Semeru (KTS) desa Sumberharjo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Dalam kunjungannya di Posko KTS ini Kapolda Jatim bersama rombongan melihat langsung kesiapan dalam melaksanakan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 3 tahun 2021, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro.

Selain itu juga Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat Desa dan Kelurahan, khususnya di Desa Sumberharjo, Kabupaten Pacitan ini.

Baca Juga :   Forkopimda Jatim Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke PW Muhammadiyah

Kapolda melakukan pengecekan ruangan, baik tempat isolasi, dapur umum, maupun tenaga kesehatan dan struktur organisasi PPKM di Posko Desa yang sudah di bentuk, dari mulai pencegahan dan satgas yang lain.

“Sudah disediakan dari mulai tempat penangan sesuai dengan satgasnya, kemudian juga ada tempat untuk melaksanakan pemeriksaan, ruang isolasi, termasuk dapur umum,” jelas Irjen Pol Nico Afinta.

Kapolda juga menambahkan bahwa tujuan mendorong dan membentuk KTS tidak hanya di Pacitan, tapi juga di daerah yang lain.

Baca Juga :   Polda Jatim Terima Bantuan APD Dari PT. Lippo Karawaci Tbk

Harapannya ujung terdepan adalah RT, ke desa dan ke kecamatan secara berjenjang.

“Kami dari Polda Jatim pastinya akan membackup, dan mohon dukungan masyarakat, supaya pelaksanaan PPKM berbasis Mikro ini bisa dilakukan dan di taati,” ungkap Kapolda Jatim.

Kapolda menambahkan, untuk menghadapi Covid-19 kita terus berusaha, berjuang dan vaksinasi terus berjalan, masyarakat diminta untuk lebih disiplin terutama mematuhi protokol kesehatan dengan 5M.

Untuk kampung tangguh di Desa Sumberharjo ini menurut Kapolda Jatim sudah bagus, bahkan Kapolseknya sendiri juga mendapat penghargaan dari Kapolda.

Baca Juga :   Kapolda Jatim Launching Pencanangan Gerakan Santri Bermasker

Diharapkan, Kepala Desa dibantu dengan masyarakat bisa melaksanakan masalah kuratifnya untuk pengobatan.

Polda Jatim juga akan mengupayakan untuk kebutuhan testing, tracing, dan treatment.

“Kami akan berkoordinasi dengan bapak Bupati dan ibu Gubernur, kebutuhan testing itu merupakan salah suatu bagian penting. Kami dari Polda juga akan mendukung dengan tim kesehatan untuk memberikan alat testing disini,” pungkas Irjen Pol Nico Afinta.