Kapolda Dampingi Menteri Kesehatan Dan Kepala BNPB Resmikan Rumah Sakit Lapangan Covid-19 Provinsi Jatim


Surabaya – Dimasa pandemi Covid 19, Provinsi Jawa Timur berada di ranking atas urutan ke dua setelah Provinsi DKI Jaya dan Kota Surabaya berada di urutan pertama wilayah Jawa Timur dalam hal banyaknya pasien atau orang terkonfirmasi positip Covid 19.

Karena terbatasnya daya tampung dan atau sarana prasarana rumah sakit reguler, maka salah satu langkah untuk memaksimalkan  penanganan orang terkonfirmasi positip Covid 19 yaitu dengan mendirikan rumah sakit lapangan.

Kapolda Jatim Irjen Pol. Dr. M. Fadil Imran, M.Si., bersama Gubernur dan Pangdam V/Brawijaya mendampingi Kepala BNPB dan Menteri Kesehatan meresmikan Rumah Sakit Lapangan Covid-19 di Surabaya, Selasa (2/6)

Dalam Kegiatan ini, Kapolda Jatim didampingi oleh Karoops Polda Jatim, Dirintelkam Polda Jatim, Kabiddokkes Polda Jatim, Kabid Humas Polda Jatim dan Kapolrestabes Surabaya.

Baca Juga : Pemprov Intensif Koordinasi Dengan Pesantren Agar Terapkan Protokol Kesehatan Dalam Sambut Santri Yang Akan Kembali Mengikuti Kegiatan Belajar

Rumah Sakit lapangan Covid-19 Provinsi Jatim ini memiliki fasilitas tenda Pasien dan Tenaga Medis dengan Kapasitas ruang perawatan untuk 300 pasien. Saat ini RS Lapangan Covid-19 menangani 23 Pasien terkonfirmasi Positif dari rujukan Puskesmas/Klinik di Jatim.

Setelah peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan melakukan peninjauan Rumah Sakit Lapangan Covid-19 melalui CCTV dari tenda Administrasi.

Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya menjelaskan bahwa untuk pencegahan berkembangnya Covid 19, selain tindakan pencegahan juga tidak kalah pentingnya yaitu tindakan kuratif.

“Pengadaan rumah sakit lapangan untuk pasien Covid 19 mendesak dilakukan karena keterbatasan daya tampung rumah sakit reguler, khususnya Kota Surabaya yang menempati ranking teratas pasien atau orang terkonfirmasi positip Covid 19,” ucap Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K