Juara Umum O2SN 2019, Gubernur Berharap Siswa Jatim Sehat Dan Tangguh


Surabaya – Provinsi Jawa Timur kembali meraih penghargaan di tingkat nasional. Kali ini, Provinsi Jatim berhasil meraih juara umum dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tahun 2019 dengan membawa pulang 49 medali yakni 27 emas, 11 perak, dan 11 perunggu.

Pada ajang O2SN tahun ini Jatim berhasil mengungguli Provinsi DKI Jakarta di peringkat dua, Provinsi Sumatera Barat di peringkat tiga, Provinsi Jawa Tengah di peringkat empat dan Provinsi Jawa Barat di peringkat lima. Sebelumnya, pada tahun 2017 prestasi yang sama diraih oleh Jatim dalam ajang O2SN.

Medali emas Jatim dalam ajang O2SN tahun ini diantaranya diraih Tarisha Tristania Putri (SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun) dari cabang olahraga  (cabor) atletik lompat jauh putri, Mariska Yunitasari (SMAN 8 Kediri) dari cabor atletik lari 100 meter putri, Jibril Brilliant (SMAN 4  Sidorjo) dari cabor karate kata putra, serta Maria Nathania Elysia (SMKN 1 Surabaya) dari cabor karate kata putri.

Selanjutnya medali perak diantaranya diraih Barik Abrar (SMAN 1 Cerme Gresik) dari cabor olahraga atletik lompat jauh putra, Inka Nur Fadilah Sari (SMAN 3 Surabaya) dari cabor renang gaya bebas 100 meter putri, serta Radya Neaxzi Saputra (SMAN 13 Surabaya) dari cabor renang gaya bebas 100 meter putra. Sedangkan medali perunggu diantaranya diraih Fadilla Ridhatul Hayati (SMK Antartika 2 Sidoarjo) dari cabor bulutangkis tunggal putri.

O2SN sendiri merupakan kompetisi tahunan di bidang olahraga bagi para siswa, mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Pendidikan Khusus.

Atas raihan tersebut, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan rasa syukurnya sekaligus memberikan ucapan selamat.

“Saya menyampaikan penghargaan dan terimakasih atas kerja keras para siswa, pelatih, sekolah dan tentu para orang tua. Kalian sukses hari ini semoga sukses pada kompetisi berikutnya,” kata Khofifah, sapaan lekatnya di Gedung Negara Grahadi, Selasa (3/9) pagi.

Dengan diraihnya juara umum O2SN tahun ini, dirinya berharap prestasi ini dapat dipertahankan di tahun-tahun berikutnya. Selain itu, diharapkan prestasi ini dapat memacu semangat para siswa di Jatim untuk terus berprestasi tidak hanya di bidang olahraga tapi juga bidang lainnya baik sains, akademis, seni, dan sebagainya. Lebih dari itu siswa Jatim akan menjadi generasi yang sehat dan tangguh sebagaimana tema O2SN tahun ini.

Sementara itu mengutip siaran pers dari Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, Mendikbud Muhadjir Effendy mengungkapkan, akan menyiapkan pembinaan intensif bagi para juara O2SN. Pembinaan ini untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul di bidang olahraga, sehingga dapat turut bersaing di tingkat internasional.

“Mulai dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, sampai Sekolah Menengah Atas, kita akan berikan talent scouting untuk menyiapkan para siswa berprestasi ini untuk kompetisi yang lebih lanjut, terutama event internasional,” ujar Menteri Muhadjir. Pembinaan, menurutnya, akan berlangsung intensif sehingga (para siswa) kalau berlaga di tingkat internasional tidak tertinggal dengan negara lain.

O2SN tahun ini merupakan penyelenggaraan ke-12 kalinya, diikuti 1.938 peserta, dengan sembilan cabang yang dilombakan, yaitu renang, atletik, bulutangkis, senam, pencak silat, karate, bocce, balap kursi roda, dan catur.

O2SN tahun 2019 mengangkat tema “Generasi Sehat dan Generasi Tangguh”. Pertandingan O2SN ini sendiri dilakukan di dua tempat yakni Aceh dan Semarang. Melalui tema ini diharapkan O2SN dapat menjadi media untuk mengkampanyekan hidup sehat bagi seluruh pelajar Indonesia, sehingga mereka akan menjadi generasi muda yang tangguh, yang siap mengharumkan nama Indonesia di kancah olahraga internasional. (hms)