Jual Narkoba, Dua Pemuda Ini Diringkus Tim Anti Bandit Polsek Tandes Surabaya


Surabaya – Tim anti bandit Polsek Tandes Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan dua orang pemuda yang kedapatan memiliki dan menjual narkoba jenis sabu, ineks dan pil koplo (double L)

Adapun Kedua pelaku yang berhasil diamankan, yakni Ade Beben Waluyo (24) warga Dusun Tebon RT. 08 RW. 01 Ds. Tawangrejo, Kecamatan Gemarang Madiun dan Ali Tatak Satrio Wibowo (28) warga Tandes Lor Gg I No. 58 Tandes Surabaya.

Keduanya ditangkap pada tanggal (19/8/2019) yang lalu di sebuah rumah kost di Jalan Sikatan, Kelurahan Manukan Wetan, Kecamatan Tandes, Surabaya.

Dalam keterangan rilisnya, Kapolsek Tandes Kompol Kusminto menjelaskan bahwa Anggota Tim Anti Bandit Reskrim Polsek Tandes Surabaya mendapat informasi bahwa di tempat kost pelaku sering dibuat tempat transaksi Narkoba jenis sabu sabu.

“Berbekal informasi dari masyarakat tersebut, anggota Tim Anti Bandit Reskrim Polsek Tandes kemudian melakukan penyelidikan tentang perkara tersebut yang kemudian dilanjutkan dengan melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku,” jelas Kompol Kusminto kepada awak media.

Dari hasil penangkapan dan penggeledahan terhadap kedua pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti diantaranya, Sabu-sabu seberat 219.77 Gram terdiri dari 3 pak plastik berisi sabu dengan masing-masing berat 99,96 gram, 82,02 gram dan 32,92 gram.

10 poket / kantong plastik klip dengan masing-masing berat 0,52 gram, 0,55 gram, 0,52 gram, 0,52 gram, 0,53 gram, 0,52 gram, 0,54 gram, 0,54 gram, 0,53 gram, 1,10 gram.

15 pil inex warna hijau pupus, 1 pak plastik pil dobel LLĀ  (1000) biji warna putih, 2 Sendok plastik kecil, 5 Scrop dari sedotan plastik, 2 Pipet dari kaca, 11 Plastik klip bekas isi sabu, 4 Pak Plastik klip kosong, 1 lembar slip setor BCA senilai Rp. 8.000.000, 1 Unit Timbangan Elektrik, 1 Toples Plastik kecil, 1 Tas warna hitam dan 1 Tas warna coklat.

“Saat ini kedua pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolsek Tandes Polrestabes Surabaya guna pemeriksaan lebih lanjut, dan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kedua pelaku dijerat dengan pasal Pasal 114 dan pasal 112 UU RI No. 35 Th. 2009 tentang Narkotika.” pungkas Kompol Kusminto (son)