Jelang KLB PSSI, Voters Belum Menerima Draft Revisi Statuta dan Kode Pemilihan


Jakarta – Pengamat sepak bola nasional, Tommy Welly, kembali melontarkan kritikan pedas untuk PSSI. Pria yang kerap disapa Bung Towel ini mengingatkan bahwa empat hari lagi KLB PSSI 27 Juli digelar.

“Agenda yang diharapkan jadi momen perubahan utk sepakbola nasional. Dengan kata lain, KLB PSSI di Ancol besok lusa ini, wajib menyodorkan sinyal – sinyal ke arah perubahan. Produk dari KLB 27 Juli inilah yang nantinya bisa jadi indikator apakah PSSI ingin bergerak ke arah perubahan atau tetap mempertahankan status quo-nya”‘ ujar Bung Towel.

Towel lanjut mengomentari bahwa mereka yg nantinya dipilih KLB 27 Juli untuk duduk sebagai Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP) akan menjadi tolak ukur apakah keinginan perubahan ditubuh PSSI itu sangat besar atau sebaliknya.

“Di KLB inilah kesadaran voters sang pemilik suara sangat menentukan dengan memilih orang- orang yg tepat. Tapi sayangnya pula, hingga hari ini voters belum menerima draft revisi statuta dan draft revisi kode pemilihan yang juga masuk dalam agenda KLB 27 Juli untuk disahkan”, ungkapnya.

Dengan adanya draft revisi statuta dan draft kode pemilihan yang diserahkan kepada voters agar mengetahui dan memahami bagian mana saja dari statuta dan kode pemilihan yang direvisi tentu sangat penting terutama bagi voters sebelum hari H 27 Juli.

“Bagaimanapun Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP) terpilih nantinya akan bekerja berdasarkan panduan dari statuta maupun Kode Pemilihan tersebut, jadi apa yang harus disahkan jika sampai saat ini para voters belum menerima draft revisi statuta dan kode pemilihan. Atau sepertinya para voters baru akan menerima draft revisi tersenut pada hari H untuk langsung disahkan pada KLB hari itu juga ? Jika masih demikian gambarannya, apakah masih cukup kuat angin perubahan itu bakal berhembus di Ancol 27 Juli nanti?”, pungkas Bung Towel. (*)