Forkompimda Jatim Mengecek Langsung Pelaksanaan Serbuan Vaksinasi di Malang


Malang – Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Pangkormada II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama-sama mengecek serbuan vaksinasi yang berlangsung di Jawa Timur, Minggu (18/7).

Kali ini, jajaran Forkopimda Jawa Timur turun langsung mengecek pelaksanaan vaksinasi di Universitas Negeri Malang (UNM), dalam rangka serbuan vaksinasi di Jawa Timur.

Serbuan vaksinasi di UNM ini, telah disiiapkan 35 tim vaksinator dengan target 5000 vaksinasi, yang dikhususkan untuk warga Malang Raya.

Adapun teknis pelakaanaan vaksinasi ini dibagi menjadi tiga tempat, yakni di Graha Cakrawala, di Sasana krida dan Lapangan tenis indoor, yang kesemuanya masih dalam area Universitas Negeri Malang.

Baca Juga :   Gubernur Sampaikan Selamat RSUD dr Iskak Tulungagung Dinobatkan Jadi Rumah Sakit Terbaik di Dunia

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam keterangannya mengatakan bahwa hari ini kita menyaksikan ada lonjakan kasus positif secara eksponensial, itu Karena ada peningkatan yang cukup signifikan dari masyarakat yang melakukan testing secara mandiri.

“Setidaknya ada enam kali lipat dari masyarakat yang melakukan testing melalui swab PCR, makin banyak yang testing, makin memungkinkan kita melakukan tracing, tetapi kita melihat bahwa Bed Occupancy Ratio (BOR) Rumah Sakit ternyata flat, nah BOR-nya flat tetap kelihatan hasil dari swab PCR menunjukkan peningkatan karena testing kita pada seminggu terakhir ini meningkat sampai enam kali lipat,” papar Gubeenur Khofifah usai meninjau jalannya vaksinasi di UNM.

“Kemudian kita mencoba membangun sinergitas secara solid, kohesivitas kita sangat tinggi, untuk bersama-sama melakukan gerakan vaksinasi, serbuan vaksinasi, gerai vaksinasi, Baksos lalu bentuknya juga vaksinasi, ini alhamdulillah berseiring dengan semangat masyarakat, animo yang sangat tinggi untuk melaksanakan vaksinasi,” lanjutnya.

Baca Juga :   Kapolda Jatim Didampingi Gubernur dan Pangdam V Brawijaya Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Oleh karena itu, Gubernur meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi interaksi, mengurangi mobilitas.

“Karena 5M ini kunci untuk bisa melandaikan bahkan menghentikan penyebaran covid-19.Tugas pemerintah memaksimalkan tracing, memaksimalkan testing, memaksimalkan treatment,” jelasnya.

Sementara itu, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto menambahkan bahwa ini merupakan bentuk kerja sama dan sinergitas antara Forkopimda Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Kota Malang, dengan civitas akademika khususnya Universitas Negeri Malang.

Pangdam mengatakan bahwa yang mengikuti vaksinasi ini tidak hanya warga yang mempunyai KTP Malang, melainkan warga yang di luar kabupaten dan Kota Malang juga bisa dilakukan.

Baca Juga :   Gubernur Jawa Timur Menerima Bantuan 1,3 Juta Paket Merdeka Belajar Dari Telkomsel

“Kami melaksanakan secara terus menerus sebagai bagian dari program vaksinasi nasional. Seperti kita ketahui bersama bahwa Jawa Timur alhamdulillah sampai hari ini sudah lebih dari 20 persen penduduk Jatim yang divaksin. Bahkan Jatim tidak termasuk mendapat prioritas oleh Presiden Republik Indonesia,” jelasnya

“Beberapa kali Presiden menyampaikan bahwa sekarang pemerintah sedang gencar-gencarnya meningkatkan vaksinasi di tiga provinsi, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Banten. Tetapi Jawa Timur tidak karena secara mandiri pun sudah bisa melebihi target dibandingkan dengan provinsi-provinsi yang tadi saya sebutkan,” pungkas Pangdam.