DPC PDI Perjuangan Trenggalek Kecam Insiden Pembakaran Bendera Partai


Trenggalek – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan pada hari ini mendatangi Polres Trenggalek terkait Pembakaran Bendera kebesaran Partai yang terjadi beberapa waktu lalu di Jakarta.

Sebagai kader partai, DPC PDI Perjuangan melaporkan kasus pembakaran tersebut ke Polres Trenggalek agar segera di tindaklanjuti dan dilaporkan ke Kapolri untuk proses hukum sesuai hukum yang berlaku.

Imam Waldi selaku koordinator aksi mengatakan, hal yang dilakukan kader partai Trenggalek merupakan perwujudan simpatisan terhadap nama besar partai.

“Sebenarnya menyampaikan pendapat adalah hak setiap orang, namun tidak perlu sampai berujung dengan tindakan yang melanggar hukum apalagi anargis yang dapat menimbulkan perpecahan”, ungkapnya.

Baca Juga : Gubernur Khofifah: 19 Kabupaten Kota di Jatim Siap Selenggarakan Pilkada Serentak 2020 Dengan Ketatkan Pendisiplinan Protokol Kesehatan

Lebih lanjut dikatakan Imam, penyampaian pendapat itu boleh dan hak setiap orang, tapi jangan sampai melakukan tindakan yang melanggar hukum, terlebih sampai membakar bendera salah satu partai politik yang sah yaitu PDI Perjuangan, dan PDI Perjuangan bukan partai terlarang.

Hal senada juga di kecam oleh Guswanto, selaku anggota Dewan dari PDI Perjuangan, bahwa PDI Perjuangan merupakan partai yang besar, sehingga kita juga harus menjaganya.

“Sampai kapanpun kita akan bela, apalagi hal tersebut merupakan marwah partai yang harus kita perjuangkan”, ungkap Guswanto.

Baca Juga : PDI Perjuangan Optimis Gandeng Kader Baru PKB

Politisi PDI-P tersebut menghimbau pada masyarakat agar jangan terpancing dan terprovokasi dengan adanya kejadian tersebut, tapi kita serahkan kepada aparat penegak hukum agar segera memprosesnya lebih lanjut, karena bisa jadi kejadian tersebut, merupakan upaya dari segelintir orang yang berniat untuk mengadu domba dan memecah belah keutuhan bangsa.