DPC PDI P Trenggalek, Gelar Konsolidasi Bansos Dengan DPR RI Komisi VIII


Trenggalek – Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek pada hari ini menggelar rapat konsulidasi dengan Inna Amania fraksi PDI-P DPR RI.

Acara yang di hadiri oleh sejumlah fraksi dan pengurus DPC tersebut membahas mengenai program kerja di tengah pandemi seperti saat sekarang ini.

Moch. Nur Arifin selaku ketua DPC juga menerima usulan dari para Fraksi dan PAC, yang dimana di dalamnya di bahas tentang perombakan struktur kepengurusan baru agar kompak dan bekerja sesuai bidang masing-masing.

Baca Juga : Ini Tanggapan PT Wings Surya Terkait Sampah Plastik di Bantaran Kali Surabaya

Tak hanya itu saja, Inna Amania yang turut hadir di tengahnya mengajak semua pengurus jeli dalam penyaluran bansos. Inna berharap mereka adil dalam menyalurkan bantuan pemerintah tersebut.

Baca Juga :   Pemprov Jatim Gelar Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua¬†

“Saya harap seluruh komponen struktur partai yang terlibat mau membantu pemerintah dalam menyalurkan bansos ini tepat sasaran. Karena saya kemarin ada masukan dari beberapa warga yang memegang kartu KPE, ternyata ketika mau di cairkan, kosong. Padahal baru sekali di cairkan”, tutur Inna.

Baca Juga : Peringati HUT Alumni Akpol Angkatan 91, Kapolda Jatim Bagikan Paket Sembako dan Bedah Rumah

Ketua DPC PDI-P yang juga selaku Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin mengatakan, bahwasanya DPC PDI Perjuangan merupakan partai yang solid. Sehingga, ia pun siap dan terus mendorong anggotanya untuk ikut membantu mensukseskan program dari pusat.

Baca Juga :   BRI Cabang Manukan Persulit Pelayanan Nasabah Hendak Buka Blokir

“Hari ini kita jaring aspirasi bersama salah satu DPR RI Inna Amania, yang dimana Bu Inna sendiri selaku komisi VIII DPR RI ingin mengevaluasi program bansos dari pemerintah pusat, yang kebetulan bermitra dengan kementrian sosial”.

Lebih lanjut di katakan Gus Ipin sapaan akrabnya, berharab dengan jaring aspirasi hari ini, semua bansos dapat tepat sasaran.

Baca Juga :   Imigrasi Tanjung Perak Deportasi Pelatih Basket Asal Singapura