Ditreskrimsus Polda Jatim Ringkus Mucikari Prostitusi Wanita Dibawah Umur


Surabaya – Penyidik Unit IV Subdit V/Siber Ditreskrimsus Polda Jatim berhasil mengamankan satu orang mucikari yang mempekerjakan wanita dibawah umur.

Tersangka yang diketahui berinisial AP (21) warga Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo ini diringkus hasil dari Patroli Cyber Ditreskrimsus Polda Jatim.

“Tersangka yang tangkap ini warga Sidoarjo, penangkapan yang dilakukan hasil dari patroli cyber ditreskrimsus polda jatim,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Selasa (26/01).

Baca Juga : Polda Jatim Dan Polrestabes Gelar Olah TKP Ledakan Dekat SPBU Tandes

Ditambahkan oleh Wadirkrimsus Polda Jatim AKBP Zulham Effendi, bahwa tersangka ini menjual korban kepada konsumen melalui media sosial facebook dengan akun grup “Cewek Include Surabaya Sidoarjo” dan grup whatsApp atas nama “Beragam Kreasi JATIM”

Baca Juga :   Polres Cilegon Berhasil Bekuk Tersangka Pengeroyokan di Terminal Merak

Sampai saat ini polisi masih mendalami kasus tersebut, disinyalir korban tidak hanya satu orang melainkan banyak yang menjadi korban dari mucikari AP.

“Dari patroli cyber ditreskrimsus polda jatim, ditemukan chat prostitusi di media sosial WhatsApp dan Facebook, dari situ polisi akhirnya mengamankan tersangka di rumahnya,” kata AKBP Zulham Effendi.

Baca Juga : Perwakilan BKKBN Jatim Gelar Kegiatan Pemaparan Kerja di T.A 2021 ‘Kerja Keras dan Kerja Cerdas’

Sementara itu, tarif yang ditawarkan oleh mucikari ini bervariatif, mulai dari Rp 500 sampai 2 juta dan korban yang dijual ke konsumen ini masih dibawah umur yang berusia 15 tahun.

Baca Juga :   Jawa Timur Menjadi Role Mode Kampung Tangguh Polda Lainnya

Sebelum menawarkan ke konsumen, tersangka ini sebelumnya mengirimkan foto kepada konsumen, jika memang deal harga dengan konsumen, selanjutnya akan disepakati lokasi sesuai dengan kesepakatan.

“Tarif yang ditawarkan ini bervariatif, mulai dari Rp 500-2 juta, mucikari sendiri menawarkan korban melalui whatshapp dengan mengirim foto korban ke konsumen. Jika deal harga, maka tersangka mengantar korban,” tambahnya.

Saat ini status tersangka sendiri masih seorang pelajar/mahasiswa disalah satu perguruan tinggi di Surabaya.

Baca Juga : Munculnya Industri Mobil Listrik Jadi Peluang Baru Berdayakan Talenta Jatim

Sementara itu tersangka dan korban ini sudah saling kenal, sehingga korban mau diajakkan oleh tersangka.

Baca Juga :   Gubernur Ajak IWAPI Turunkan Angka Kemiskinan di Jatim

Usai dilakukan patroli cyber, polisi akhirnya melakukan penggerebekan di salah satu hotel di perbatasan Surabaya-Sidoarjo

Dari hasil pengungkapan ini, petugas berhasil mengamankan barang bukti satu buah handphone milik tersangka dan hasil percakapan tersangka dengan pelanggan melalui chat wahatshapp.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka sendiri dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 45 ayat (1) UU ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun dan denda 1 miliar.