Ditbinmas Polda Jatim Gandeng Bakesbangpol Gelar Pembentukan dan Pelatihan Tim Penyuluh Terpadu Anti Radikalisme


Surabaya – Dalam rangka meminimalisir potensi ajaran serta aksi radikalisme dan terorisme di Jawa Timur, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jatim bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jatim membentuk serta menggelar pelatihan Tim Penyuluh Terpadu Anti Radikalisme.

Kegiatan yang digelar di Golden Tullipe Legacy Hotel, Surabaya tersebut dihadiri oleh Wakapolda Jatim Brigjen Pol Djamaludin, Kepala Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur Jonathan Judianto, Kasubdit Bintibsos Dit Bintibmas Korbinmas Baharkam Polri Kombes. Pol. Rudi Haryanto, Dirbinmas Polda Jatim Kombes. Pol. Iwan Setiyawan dan Ka Kanwil Kemenag Provinsi Jatim.

Kegiatan ini juga dihadiri para peserta Pelatihan Tim Penyuluh Terpadu Anti Radikalisme dan Pancasila diantaranya Para Bhabinkamtibmas jajaran Polda Jatim dan Bhabinsa jajaran Kodam V Brawijaya serta dari para akademisi.

Dalam sambutannya, Wakapolda Jawa Timur Brigjen. Pol. Drs. Djamaludin berharap agar para peserta mengikuti jalannya kegiatan pelatihan ini dengan seksama dan dapat menyerap informasi yang disampaikan oleh para narasumber terkait penangkalan ajaran radikalisme dan terorsime.

Baca Juga : Sidang Pemeriksaan Terdakwa, Terungkap Pemalsuan Keterangan Pernikahan Henry J Gunawan Sejak Tahun 2007

“Dengan dibentuk dan digelarnya pelatihan tim ini, kami ingin mengurangi ego sektoral masing-masing, sehingga masalah radikalisme bisa diatasi dengan baik,” ungkap Wakapolda Jatim, Selasa (10/12).

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Djamaludin juga menambahkan bahwa saat ini sebanyak 220 orang Tim Penyuluh Terpadu Anti Radikalisme yang mengikuti pelatihan yang terdiri dari Bhabinkamtibmas Polda Jatim dan jajaran, para Bhabinsa Kodam V serta organisasi masyarakat dan juga organisasi non pemerintah yang lain, selain itu juga melibatkan dari para akademisi.

“Kegiatan pelatihan dan pembentukan Tim Penyuluh Terpadu Anti Radikalisme ini baru pertama kali di Indonesia, rencananya tahun depan kami juga akan menggelar pelatihan serupa,” ujar Djamaludin.

Ditemui terpisah, Direktur Binmas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Iwan Setiawan menambahkan bahwa kegiatan pelatihan ini akan dilaksanakan kurang lebih selama tiga hari, dalam pelatihan ini para peserta pelatihan akan diberikan pembekalan terkait materi radikalisme.

“Saat ini sekitar 70 orang personil dari Bhabinkamtibmas yang mengikuti pelatihan ini, dan semua total yang ikut mengikuti pelatihan ini sebanyak 220 orang, tahun depan akan diadakan lagi pelatihan seperti ini dan mudah-mudahan dengan kegiatan secara bertahap ini anggota Bhabinkamtibmas yang ada di Jawa Timur termasuk Bhabinsa bisa mendapatkan ilmu terkait dengan antisipasi radikal dan dapat di aplikasikan di Jawa Timur dan diterapkan di lapangan,” katanya Kombes Pol Iwan Setiawan.

Baca Juga : LaNyalla Ajak Tokoh Lampung Kawal Pembangunan

Kombes Pol Iwan Setiawan juga menambahkan bahwa dari hasil maping, pihaknya akan memprioritaskan keikutsertaan dari para Bhabinkamtibmas yang terindikasi wilayahnya rawan akan radikalisme, sehingga diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini dapat mengaplikasikan di lapangan.

“Mudah-mudahan kegiatan pelatihan anti radikalisme ini bisa menjadi proyek percontohan nasional, karena di seluruh Indonesia baru dilaksanakan di Jawa Timur,” pungkas Kombes Pol Iwan Setiawan. (son)