Antisipasi Virus Corona, Gubernur Tinjau Operasional Thermal Scanner Bandara


Surabaya – Antisipasi dan peningkatan kewaspadaan terhadap Virus Corona terus dilakukan Pemprov Jatim.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa memastikan virus tidak masuk Jawa Timur dengan mengecek secara langsung fungsi alat ukur suhu tubuh (Thermal Scanner) di Bandara T2 Juanda Surabaya, Jumat (24/1).

Khofifah ingin memastikan bahwa siapapun yang masuk Jawa Timur melalui bandara internasional Juanda maupun Pelabuhan Tanjung Perak sedini mungkin tidak terkena infeksi virus Corona.

Ini juga sebagai tindak lanjut atas edaran Menteri Kesehatan RI pada 5 Januari yang meminta agar Dinkes di seluruh Provinsi dan daerah untuk antisipasi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap masuknya Virus Corona ke Indonesia.

“Saya ingin memastikan siapapun yang ada di Jawa Timur, Insha Alloh kita semua melakukan proteksi dengan baik dan menyiapkan RS isolasi. Mudah mudahan bisa dilakukan perlindungan dengan baik, sehingga siapapun yang berada di Jawa Timur, mereka bisa aman,” ujar Khofifah.

Baca Juga : Semen Indonesia Revitalisasi Laboratorium Teknik Sipil Universitas Bung Hatta Sumatera Barat

Dikatakannya, Thermal Scanner di bandara telah dibuat secara friendly, sehingga tidak mengganggu penumpang di bandara dan pelabuhan.

Alat ini mampu mendeteksi suhu tubuh manusia, jika di atas 38 derajat Celcius, maka akan diisolasi sementara di bandara dan selanjutnya untuk cek lebih lanjut dilakukan isolasi di RS Soetomo Surabaya, RS Syaiful Anwar Malang, dan RS Soedono Madiun.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait yaitu Kantor Kesehatan Pelabuhan dan Bandara untuk memperketat pengawasan terutama orang masuk dari Cina.

Pemasangan thermal scanner ini dapat mendeteksi secara dini melalui suhu tubuh karena salah satu ciri orang yang telah terjangkiti virus corona ialah suhu tubuh yang tinggi.

“Untuk cegah virus corona masuk Jatim, kita pasang alat deteksi suhu tubuh di Juanda dan Tanjung Perak serta ada petugas yang berjaga, Dinkes Provinsi juga berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan dan Bandara,” tambah Khofifah.

Baca Juga : Temui Presiden, Ketua DPD Sampaikan Aspirasi Daerah

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), M Budi Hidayat mengatakan, saat ini telah ada 4 alat Thermal Scanner dengan titik pemasangan di Bandara Juanda T1, T2, Pelabuhan Tanjung Perak, dan Pelabuhan Probolinggo.

Semua penumpang yang memasuki bandara dan pelabuhan utamanya yang datang dari luar negeri, akan terekam suhu tubuhnya sebagai langkah awal tindakan kewaspadaan.

Untuk kewaspadaan, di Jawa Timur bagi penumpang yang masuk bandara dan pelabuhan juga diminta mengisi Kartu kewaspadaan kesehatan dengan harapan andai misalnya pada masa inkubasi 2 hari, namun selanjutnya terjadi demam, maka boleh mereport untuk penanganan tindak lanjut.

Seperti diketahui, Virus Corona saat ini sedang mewabah dengan pusat wabah dari Wuhan Cina. Hingga kini, sebanyak 17 orang di Wuhan Cina meninggal dunia sebagai akibat virus Corona. (*)