Ungkap Jaringan Narkotika Internasional, Polda Jatim Sita 11,5 Kg Sabu


Surabaya – Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim berhasil mengungkap sindikat jaringan narkotika internasional dengan menangkap Pieter Kreistiono (38) warga Desa Pilang Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu, Jawa Barat

Tersangka ditangkap pada hari Rabu tanggal 3 Juli 2019 sekira pukul 10.45 WIB di rumahnya didaerah Perum Permata Taman Palem Blok A5/ 16, Kelurahan Pegadungan Kecamatan Kalideres Jakarta Barat.

Dalam hasil penangkapan tersebut, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 57 galon Cat ALL Puruse Merk USG Boral yang diduga berisi narkotika jenis sabu seberat 11,525 kg.

Dalam keterangan rilisnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Luki Hermawan menjelaskan bahwa penangkapan jaringan narkoba ini merupakan hasil dari pengembangan kasus sebelumnya.

Diketahui sebelumnya, polisi terlebih dahulu menangkap Yoyok Prianto, rekan tersangka yang merupakan kurir narkoba, dia ditangkap pada hari Minggu 10 Maret 2019 di Jalan Raya Bunder Kabupaten Gresik Jawa Timur.

Pada saat ditangkap, Yoyok kedapatan sedang membawa narkotika jenis sabu seberat 5 kg. Sabu tersebut merupakan kiriman dari luar negeri yaitu Malaysia yang rencananya akan dikirim dari Surabaya menuju Jakarta melalui jasa pengiriman ekpedisi.

“Pelaku berhasil diringkus petugas yang sebelumnya memantau gerak geriknya. Pada hari jumat 28 Juni 2019 polisi mengetahui pelaku menerima narkotika jenis sabu yang dikirim dari Pontianak menuju Jakarta melalui jasa pengiriman PT. PPS Cargo,” jelas Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan Selasa (09/07).

Luki juga menambahkan bahwa pada hari Rabu 3 Juli 2019, sabu tersebut diturunkan dari kapal menuju gudang PT. PPS Cargo. Saat berada didalam gudang, sabu yang sudah dimasukan ke dalam galon cat tersebut diambil oleh pelaku Pieter Kristiono dengan menggunakan jasa online Go Box.

Setelah pelaku menerima kiriman barang tersebut, Polisi pun bergerak cepat menangkap pelaku beserta barang bukti narkotika jenis sabu.Selanjutnya, tersangka beserta barang bukti dibawa ke Mapolda Jatim.

Pada saat dalam perjalanan, petugas berhenti untuk mengisi BBM di Rest area SPBU Tol tambun bekasi Jawa Barat. Tersangka yang dalam posisi tangan terborgol meminta ijin kepada petugas untuk buang air kecil.

Petugas yang tidak menaruh curiga menginjinkan tersangka. Saat turun dari mobil dengan pengawalan petugas, tiba-tiba tersangka mendorong petugas dan bermaksud untuk melarikan diri menuju ke arah jalan tol dan tertabrak truck bermuatan daging . Saat itu, petugas belum mengambil tindakan tegas karena melihat situasi dalam keadaan ramai.

“Pada saat kejadian, petugas PJR dari Korlantas Polri yang melintas ikut membantu mengamankan pelaku dan membawa kerumah sakit Herlina Kecamatan Tambun Jakarta Selatan. Namun nyawa pelaku tidak dapat tertolong dan akhirnya pelaku meninggal dunia,” pungkas Kapolda Jatim.