Khazanah: Cara Rasulullah Berbuka Puasa


Berbuka puasa adalah waktu yang sangat di tunggu bagi setiap orang yang berpuasa. Sahabat, jangan sampai kalapnya, agar berbuka puasamu semakin berpahala perlu kita contoh adab berbuka puasa Rasulullah.

Adab Berbuka Puasa Rasullah :

1. Perbanyaklah Doa

Perlu diketahui ada waktu mustajab untuk terkabulnya do’a. “Dari Annas bin Malik Radhyiallahu’anhu dia berkata, Nabi Shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ada tiga orang yang do’anya tidak tertolak : doa orang tua kepada anaknya, orang yang berpuasa ketika berbuka dan doa orang yang sedang safar (musafir)” (HR. Al-Baihaqi 3/345)

2. Sebelum makan membaca Basmallah

Ketika hendak membatalkan puasa dengan makan dan minum bacalah Basmallah sebagaimana sabda Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam.

“Apa bila salah seorang diantara kalian makan, maka hendaknya ia menyebut nama Allah Ta’ala, Jika ia lupa untuk menyebut nama Allah Ta’ala di awal, hendaklah ia mengucapkan : Bismillaahi awwalahu wa aakhirohu (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya). (HR. Abu Daud no.3767, Ahmad 6/207-208 dan At. Tirmidzi no.1858)

Kemudian Rasulullah Shallallahu’alaihi Wassalam Menganjurkan Kepada Umatnya Agar Berbuka Puasa Dengan :

1. Ruthob (Kurma Masak berwarna Coklat muda masih basah)
2. Tamr (Kurma matang yang sudah kering)
3. Air

Hal ini berdasarkan dalil yang shohih yaitu:

حَدّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ، حَدّثَنَا عَبْدُ الرّزّاقِ، حَدّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ سُلَيْمَانَ، حَدّثَنَا ثَابِتٌ الْبُنَانِيّ، أَنّهُ سَمِعَ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ: كَانَ رَسُولُ اللّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلّمَ يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلّـِيَ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ، فَعَلَى تَمَرَاتٍ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ

(Imam Abu Dawud berkata) ‘Telah mengabarkan kepada kami Ahmad bin Hanbal, (Dia Ahmad bin Hanbal berkata) ‘Telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq, (Dia Abdurrazaq berkata), ‘Telah menceritakan kepada kami Ja’far bin Sulaiman, (Dia Ja’far bin Sulaiman berkata), ‘Telah mengabarkan kepada kami Tsabit al-Bunaniy, bahwa dia telah mendengar dari Anas bin Malik (radhiallahu’anhum) berkata, “Rasulullah Shallallahu’alahi wassalam berbuka dengan beberapa ruthob (Kurma matang namun masih basah) sebelum melakukan sholat, jika tidak ada Ruthob maka dengan beberapa Tamr (kurma matang kering), jika itu tidak ada maka beliau meminum air beberapa kali tegukan.

Hadits Shahih,   [HR. Abu Dawud no. 2356, At-Tirmidzi no. 696, Ad-Daruquthni no. 2278, Al-Hakim dalam al-Mustadrak 1/597 no. 1576, Al-Baihaqy 4/239. Dihasankan oleh Syaikh Albani di Irwaul Gholil no. 922]