Kedapatan Miliki Narkoba, Pasangan Kekasih Jalani Persidangan


Surabaya – Sidang lanjutan perkara narkoba dengan terdakwa Hasni Laila als Ella, dan terdakwa Farid Ali, kembali digelar diruang di ruang sidang Garuda I Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (10/07).

Dalam menjalani sidang terdakwa Hasni Laila als Ella, didampingi kuasa hukumnya yakni Eko.SH, sementara terdakwa Farid Ali didampingi tim kuasa hukumnya yakni Patni Ladirto Palonda. SH, dan H.Moch Sudjai. SH, dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) LACAK.

Dalam persidangan kali ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suparlan, H. SH, dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, menghadirkan saksi penangkap dari kepolisian Polrestabes Surabaya guna dimintai keterangannya dalam persidangan.

Dalam keterangannya, saksi menuturkan bahwa berawal saat anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya penyalagunaan narkotika jenis sabu-sabu yang dilakukan oleh terdakwa.

Selanjutnya pada hari Selasa 26 Februari 2019, petugas melakukan penangkapan terhadap terdakwa di Apartemen Pavilion Permata Tower I Surabaya, namun karena terdakwa telah mengetahui kedatangan petugas, maka terdakwa Hasni Laila als Ella bergegas membuang sebuah kantong plastik warna hitam yang didalamnya berisi narkotika jenis sabu tersebut.

Sialnya, perbuatan terdakwa keburu diketahui pada saat petugas melakukan penggerebekan dikamar nomor 201 Apartemen Pavilion Permata Tower yang ditempati terdakwa.

Saat dilakukan penggeledahan petugas menemukan barang bukti berupa (1) satu kantong plastik warna hitam berisi shabu dengan berat 48,59 gram, dan (1) satu bungkus plastik berisi 2 bungkus narkotika jenis Pil Exstacy warna merah dengan logo “Instagram” dengan berat 32,93 gram, serta (1) satu buah plastik klip berisi narkotika jenis Pil Exstacy dengan logo “Instagram” dengan berat 38,34 gram, dengan jumlah total 287 butir Pil Exstacy.

Menurut terdakwa ketika dalam pemeriksaan petugas, mengaku bahwa semua barang tersebut adalah milik terdakwa Farid Ali yang di titipkan pada terdakwa, untuk disimpan dikamar Apartemen.

Atas semua yang diterangkan saksi di benarkan oleh terdakwa hingga perbuatan terdakwa diancam pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang Undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika. (red).