Kasus Sengketa Lahan Kertomenanggal Memasuki Tahapan Banding di Pengadilan Tinggi Jawa Timur


Surabaya – Dalam penanganan Kasus sengketa lahan kertomenanggal antara waris Alm. Letkol Marinir purnawiran Bahder Djohan Nasution dan Ibu Lidya Yusnita nasution dengan para mafia tanah yang saat ini memasuki tahapan Banding. sabtu (29/6)

Dimana putusan Pengadilan negeri Surabaya No.455/Pdt.G/PN.Surabaya, yang memenangkan gugatan waris seluruh nya dan pihak lawan melakukan Banding di Pengadilan Tinggi jawa timur dengan no.359/Pdt.B/PT.Surabaya yang akan di tangani oleh pihak Hakim Tinggi Surabaya terdiri dari Hakim ketua. Bapak Untung Widartho SH. MH, Hakim anggota Bapak Edy Junarto SH. MH dan Bapak Sutrisini SH.MH sebagaian dari Hakim pengadilan tinggi Surabaya.

Akankah keadilan itu berpihak kepada Waris. Dimana sudah terlihat bahwa para mafia tanah telah mengganti kuasa hukum nya dengan pengacara ternama yang nota bene adalah pengacara keluarga Cendana dia juga memiliki link di dunia peradilan Tanah air.

“Ketika dikonfirmasi oleh media kepada kuasa dari Yusnita bapak Dony. Apakah hakim Pengadilan tinggi Jawa Timur masih memiliki hati Nurani yang dilandasi akan Tuhan yang maha esa, dimana ada informasi bahwa salah satu hakim yang akan mengakhiri masa tugas nya dengan kasus sengketa lahan kertomenanggal akan terakhir ini.

Pada hal kasus ini sudah jelas terang benderang dimana ada peralihan SHM 401 AN. Bahder Djohan Nasution ke SHGB No.435 AN. PT. KARTIKA CERIA yang cacat hukum karna berdasarkan kuasa mutlak yang sudah dilarang dalam peraturan Mendagri No.14 thn.1982 dan jelas sekali bahwa kasus ini sangat kental dengan Nuasansa PIDANA MURNI.”Tutur kuasa dari waris Yusnita kepada Dony Damar.

“Masih Dony Kami rakyat kecil yang tertindas oleh para mafia berharap agar para hakim ketua yang menanggani kasus sengketa lahan kertomenanggal No.359/Pdt.B/PT.Sby dapat memiliki hati nurani takut akan Tuhan yang akan menjadi Hakim adil dalam pengadilan akhirat.” tutup Dony.