13 Mortir Aktif Ditemukan di Tuban Dekat Area Rumah Peninggalan Ratu Belanda


Tuban – Ada 13 amunisi senjata jenis Mortir ditemukan di sekitar sisi tebing gunung Gong area bekas rumah tua Ratu Belanda, Wilhelmina, turut Desa Banyuurip, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban.

Mortil diduga sisa pasukan Belanda dan Jepang pada masa perang terdahulu. Meski belum bisa dipastikan, karena masih dalam proses penelitian, namun lokasi penemuan di area rumah sisa mukim Belanda.

Awal mula, Mortir yang diduga masih aktif itu ditemukan oleh Sugit warga setempat. Purnawirawan TNI AD itu berniat bercocok tanam di lahan pribadinya. Ketika lahan tanamnya diperdalam Sugit menemukan sebuah besi berbentuk bulat dari dalam timbunan tanah.

Benar adanya, ketika dicek ternyata itu adalah Mortir dengan berbagai ukuran. Pencarian terus dilakukannya, dengan harap ada mortir lain yang masih ada.

Dari data yang didapat, mortir berjumlah 13 biji. Ada mortir dengan ukuran Jenis 80 sebanyak 3 biji. Jenis ini memiliki kekuatan luncur hingga radius 6 KM. Dn ada ukuran jenis 5 sebanyak 10 biji dengan kekuatan jarak luncur tembak radius 1 KM.

“Saya awalnya menggali gali tanah di pinggiran tebing untukpenanaman jagung kemarin Selasa (12/3). Kemudian, baru menggali di kedalaman beberapa meter terdapat sebuah mortir yang berukuran besar ini,” kata Sugit, Rabu (13/2).

Lanjutnya, Sugit menjelaskan bahwa keluarganya memang veteran yang hidup di sekitar kecamatan setempat. Pertempuran kemerdekaan juga pernah diicipnya, bahkan orang tuanya juga.

Di sekitat lokasi penemuan Mortir itu memang menjadi basis dn benteng rng Belanda dan Jepang. Sehingga lumrah, kalau barang dirgantara ditemukan.

Dari lokasi tempat penemuan mortir nampak pihak TNI / Polri, Satpam perminyakan menjaga area di sekitar. Police Line juga dipasang guna mengamankan area yang masih diperiksa. Rencannya, Tim Gegana Polda Jatim akan turun langsung mengecek dan mengamankan barang tua itu hari ini. (afi).